Memetik Prinsip Hidup Oma Untuk Hidup Yang Lebih Bahagia di Dunia
Jika Oma masih ada, maka hari ini adalah ulang tahunnya yang ke-85. Tahun lalu, 16 Agustus 2018, Oma berpulang. Hari ini saya tidak ingin bersedih. Saya ingin mengenang Oma dengan menceritakan pembelajaran yang saya petik melalui perilakunya, dari celotehnya, dan dari ketulusan yang nampak seperti keluguan. Pada saat itu saya jarang sekali memikirkan makna dan manfaat nilai-nilai dan cara hidup Oma. Sekarang jika saya mengenang kembali, bisa jadi itu adalah prinsip hidup yang bisa membuat kita lebih bahagia di dunia. 01. Sedih Boleh, Tapi Jangan Terlalu Lama Ketika ada temannya Oma yang sakit atau meninggal, Oma suka berkata “Itu kasian ya sakit, mudah-mudahan sembuh ah ya Allah “, sambil nyetir mobil dan wajah sedikit prihatin. “innalilahi wa inna ialihi rajiun, meninggal si ‘fulan’, mati dia, kasian ya..”, dengan wajah prihatin, mungkin sedikit air mata. Mengingat kembali ketika Oma masih hidup, jarang sekali Oma larut dalam kesedihan. Mungkin hatin...